Happy New Year.... @/%$^*&@#$%%...
Uppsss, belum yaaah??
Emh rasanya udah pengen buru-buru nanti malem deh, pasti banyak kembang api bertebaran dilangit sana..:D
Yaa walaupun gak ada yang special nyalaiin kembang apinya buat saya (ngarep banget!!)
tapii untuk hari ini dan nanti malem its OK lah, walaupun gak oke-oke banget..haha
Tapii inget guys, malem ini jangan ada yang GALAU apalagi LABIL yah karna kita akan melewatkan detik-detik pergantian tahun sob. kalo urusan acara deh terserah kalian yah mau ngadaiin acara kaya gimana juga, mungkin ada yang buat pesta kecil-kecilan di halaman rumahnya sambil bakar-bakaran, atau ada juga yang jalan-jalan sama pasangan/ keluarganya khusus untuk menyaksikan pesta kembang api, ada lagi yang pas malem pergantian tahun dia solat tahajud untuk meminta yang lebih baik kepada Allah SWT, atau mungkin ada yang menyikapinya biasa aja dan cuma tidur sepanjang malam dirumah. manusiawi sob karakter orang itu berbeda-beda.
Kalo saya sih ikut poling terbanyak ajah kali yah.. :)
Untuk nanti malem yang punya acara special, jangan lupa sama penampilan kalian yah kawan. yaa walaupun gelap-gelapan kan bukan berarti orang disekitar kamu gak memperhatikan gaya kamu. apalagi buat kamu yang masih jomblo siapa tau aja awal tahun 2013 jadi gak sendiri lagi, kan mantap..
Yang pastinya selain seru-seruan dan pesta kembang api, ada juga doa yang akan saya (begitupun kita semua) panjatkan nanti malam semoga tahun depan akan menjadi tahun yang lebih 1000x lipat baik dari tahun ini, untuk pribadi saya, keluarga, rekan-rekan dan bangsa saya tentunya.. Amiin ya Allah.. :)
Pokoknya Semangat untuk acara kalian nanti malem , semoga gak garing yah.. :)
HAPPY NEW YEAR.... ;););)
Senin, 31 Desember 2012
Jumat, 28 Desember 2012
"Ya / Tidak"
Sekedar intermezo buat saya dan teman-teman saya, ketika kita sedang dibingungkan dengan suatu keputusan antara iya dan tidak mungkin satu cara yang baik adalah menunggu sambil berdoa agar sesuai dengan yang di harapan.
Apa masalah dari jawaban "iya atau tidak", ini bisa berkaitan dengan asmara, keluarga ataupun pekerjaan.
Yang akan saya bahas masalah pekerjaan yah, beberapa teman saya sempat down ketika mengetahui bahwa mereka masih berstatus calon karyawan (belum tentu jadi karyawan yah) yang lebih sulit lagi ada beberapa teman saya yang belum ditempatkan. memang kelihatannnya sederhana tapi buat kami itu luarbiasa (haha) 1 tahun di Tempa tapi tidak jelas penempatannya,percuma dong?
Tapi memang setiap peristiwa itu harus dijadikan sumber ilmu untuk kami (untuk saya khususnya) karena dibalik semua itu lah ilmu kita bertambah dan menjadi orang yang lebih cerdas dalam bersikap.
Kalo ditempat sekarang kita dibilang "Tidak" ya mungkin ditempat lain ada kata "Ya".
Santai guys kalo kata orang Cilegon sih 'woles' gag usah panik dengan keadaan yang seperti ini kita yang sudah 17+ akan lebih berfikir lebih dewasa dan cerdas alhasil kita bisa tuh ngelewatin masalah kecil kaya gitu.
3S (senyum,senyum,senyum) :) :) :)
Enjoy Your Life!
Apa masalah dari jawaban "iya atau tidak", ini bisa berkaitan dengan asmara, keluarga ataupun pekerjaan.
Yang akan saya bahas masalah pekerjaan yah, beberapa teman saya sempat down ketika mengetahui bahwa mereka masih berstatus calon karyawan (belum tentu jadi karyawan yah) yang lebih sulit lagi ada beberapa teman saya yang belum ditempatkan. memang kelihatannnya sederhana tapi buat kami itu luarbiasa (haha) 1 tahun di Tempa tapi tidak jelas penempatannya,percuma dong?
Tapi memang setiap peristiwa itu harus dijadikan sumber ilmu untuk kami (untuk saya khususnya) karena dibalik semua itu lah ilmu kita bertambah dan menjadi orang yang lebih cerdas dalam bersikap.
Kalo ditempat sekarang kita dibilang "Tidak" ya mungkin ditempat lain ada kata "Ya".
Santai guys kalo kata orang Cilegon sih 'woles' gag usah panik dengan keadaan yang seperti ini kita yang sudah 17+ akan lebih berfikir lebih dewasa dan cerdas alhasil kita bisa tuh ngelewatin masalah kecil kaya gitu.
3S (senyum,senyum,senyum) :) :) :)
Enjoy Your Life!
Kamis, 27 Desember 2012
Scene ANAK PANTAI
Cerita ini tadinya mau kita bikin film, tapi karna kesibukan masing-masing personel jadi masih berbentuk scene, tapi gak ngilangin keseruannya ko :)
Read more WAFIV Film Present
SCENE 1 EXT : PERAHU TUA PAGI HARI
- *
Anti duduk diperahu Tua yang
sudah tidak dipakai
-
*Anti terdiam memandangi deburan
ombak yang sedang bekejaran
-
*Anti melihat para nelayan yang
baru pulang dari laut dengan membawa hasil tangkapan mereka
- *Anti beranjak meninggalkan
perahu tua milik bapaknya itu
SCENE 2 INT : RUMAH ANTI PAGI HARI
- *Anti memasuki rumah
-
*Anti menghampiri ibunya yang
beradadikamar
Anti :”Ibuuu..??”
Ibu :” Anti,kenapa kamu
tidur diperahu tua itu terus..Apa kamu tidak takut malam-malam tidur diluar?,kalau
masuk angin gimana? mana dibangunkannya susah sudah seperti kerbau saja..”
Anti :”Memangnya
tadi malam ibu membangunkan anti yah..?,Ooa jadi ibu yang kasih selimut ini..”
Ibu :”Ia,masa
ibu tega membiarkan anak ibu tidur kedinginan diluar” (tersenyum)
Anti :”Makasih ya bu,ibu
emang paling baik deh pokoknya..”(menghampiri ibu dan mencium keningnya)
-
*Anti mengambil foto bapaknya
diatas meja
*Anti duduk disamping ibunya sambil memandangi foto itu
Anti :”Bapak
ganteng yah bu waktu masih muda,pantas saja ibu mau dengan bapak..”(menggoda)
Ibu :”Selain ganteng
bapakmu itu pekerja keras dan rela berkorban,beruntunglah kamu mempunyai bapak
seperti bapakmu itu..”
Anti :”Anti memang anak
yang beruntung bu,karna Anti memiliki orang tua seperti bapak dan ibu..Kira-kira
bapak lagi apa ya bu? Anti jadi kangen sama bapak.”
Ibu : (tersenyum) “kamu
harus slalu mendoakan bapak,agar kapanpun dan dimanapun bapak berada dia slalu
dilindungi oleh Tuhan.”
Anti : (tersenyum)
SCENE 3 EXT : RUMAH RIA SIANG HARI
-
Anti keluar rumah dengan
membawa baki yang berisi otak-otak
-
*Suasana pantai sangat ramai
-
*Anti menuju rumah Ira
-
*Lalu Anti dan Ira berjualan
otak-otak disepanjang pesisir pantai
Anti :”Iraaa..”
(lantang)
Ira :
(keluar rumah) “Maaf yah ti agak lama..”
Anti :”gapapah ko,udah
yu cepetan di pantai udah rame orang kota tuh..semoga aja otak-otak kita habis hari ini” (semangat)
Ira :”Eh
ia..ia”
SCENE 4 EXT : PESISIR PANTAI SIANG HARI
- *
Anti dan Ira berjualan
disepanjang pesisir pantai dari ujung Timur ke ujung Barat
Anti :”Ok
kaya biasa yah ra,siapa yang otak-otaknya habis duluan dialah yang menang..”
Ira :”Ok
siapa takut.”
Anti :”Eitzz…dan
seperti biasa juga jangan lupa senyum.”
Ira :”Ia
donk pasti,karna senyum bisa menarik para pembeli..”
Anti :”Nah
kalo udah siap,kita mulai yah..”
Ira :”eiitz..tunggu-tunggu,kamu
gak pake sandal? Apa gak panas??”
Anti :”Yah Ira kaya baru
kenal sama aku aja deh,seluruh pesisir pantai ini kan sahabatku jadi pasti
mereka bakalan ngelindungin aku.” (tersenyum)
Ira : (geleng2
kepala) “ada-ada aja kamu ti,semua yang berhubungan dengan pantai pasti deh gak
pernah lepas.”
Anti : (dalam hati)
bagaimana aku bias lepas,sementara sesuatu yang pernah terjadi di hidupku semua
berhubungan dengan pantai,pasir,obak,karang,perahu-perahu,matahari tenggelam
,lautan yang luas dan bahkan permainan ini..
Ira :”Ya udah kita
mulai sekarang ya ti.”
Anti :”Siipzz,,Siap
pasang senyum termanis kita..”
-
*Anti dan Ira memulai permainan
mereka
-
*Mereka menjajakan otak-otak
yang mereka bawa kepada semua pengunjung pantai
-
*Anti dan Ira menghampiri
kerumunan pengunjung
Ira :”Otak-otak..”
(lantang dan ramah)
Anti :”Otak-otaknya
mbak..”(ramah,penuh senyum)
Pengunjung1 :”Otak-otak
ya,saya mau donk”(memanggil)
Anti dan Ira :”Oh ia ia..” (menghampiri)
Pengunjung2 :”berapa
harganya??”
Ira :”Dua
ribu aja mba”
Pengunjung2 :”Ya
udah saya mau 20 yah..”
Pengunjung1 :”yah,aku
sisanya saja semua..”
Anti :”Oh..ia
mba ia..ini..” (memberikan otak-otaknya)
Ira :”Terimakasih
ya mba..permisi..”
*Anti dan Ira meninggalkan kerumunan itu.
Anti :”ah..akhirnya
habis juga yah ra.”
Ira :”Iah,cepet
juga yah kita hari ini jualannya..”
Anti :”Nah
sekarang kita melakukan permainan yang kedua..”
Ira :”Ok..yu..”
SCENE 4
EXT : PESISIR PANTAI SORE HARI
- *
Ira sibuk mencari kerang2 yang
unik disepanjang pesisir pantai
- * Anti terduduk memeluk kakinya
di pinggir pantai menatap kelaut lepas
-
Ira :”Wah,pasti hari
ini aku dapat banyak kerang untuk tambah-tambah koleksi ku dirumah.Ayo bantu
aku cari kerang juga,Ti”
Anti :”kamu
dulu aja deh aku mau duduk dulu disini yah..”
Ira :”Yah
kamu ini,yasudahlah aku cari kerang sendiri deh..”(pergi)
Anti :”Semangat
ya Ra..hehe.”
Ira :
(menoleh ke Anti dan tersenyum)
Anti : (duduk ,sambil
melamun) (dalam hati) seperti biasa aku selalu nunggu kehadiran seseorang
disini.
Beberapa menit kemuddian
Ira :”Hey
ti,lihat aku udah dapet kerang banyak
nih..”
Anti :
(Kaget) “Wah hebat kamu ra..”
Ira :”Aku
kan gak kaya kamu,ngelamun aja kerjanya..hehe”
Anti :”akh..kamu
itu bisa aja kalo soal ngeledekin aku ra..”
Ira :”hehe,,habisnya
kamu tuh lucu sih kalo lagi cembetut kaya gitu,eh udah petang nih kita pulang
yu nanti ibu ku ngomel lagi..”
Anti :”Oh
iya ya..ya udah yu kita pulang”(beranjak dari tempat duduknya dan berjalan
pulang)
(menoleh kearah
tempat yg didudukinya) “(dalam hati) sampai matahari tenggelam-pun dia tak
kunjung datang”
SCENE 5 EXT – PESISIR PANTAI PAGI HARI
- *
Suasana sepanjang pantai tidak
seramai kemarin
- *
Seperti biasa Anti dan Ira
menjajakan otak-otak di sepanjang pesisir pantai
- *
Anti dan Ira meninggalkan
bakinya di pinggir pantai lalu bermainan dengan deburan ombak
- *
Baki yang masih terisi
otak-otak hilang
Ira :”Hari
ini pantai sepi banget deh,Lihat otak-otak di baki ku belum terjual habis”
Anti :”Yah..dibaki ku
juga masih banyak banget otak-otaknya, hemz..daripada kita murung kaya gini
mendingan kita kesana yuu,ombak-ombak disana udah pada manggil tuh..”
Ira :”Haha..dasar
Anti bisa aja deh,heem kayanya seru juga tuh yaa.Ayu kita kesana..eh,Tapi
bakinya gimana??
Anti :”Udah
taro disini aja..yuuu”
- *
Anti dan Ira bermain ombak di
tepi pantai..
- *
Beberapa menit kemudian..
Ira :”Ti,
udah yuu..” (pergi meninggalkan Anti)
Anti :”Yah,Ira
baru juga bentar..duluan deh bentar lagi ni..”
Ira :”Ti,Anti
sini cepetan..!! otak-otak kita hilang..!! (Teriak Ira,panik)
Anti : (menghampiri Ira)
“Ya ampun,ilang kemana tuh otak-otak bakinya aja yang ditinggalin huh!,
perasaan dari tadi aku gak liat ada orang lewat deh..”
Ira :”Gimana mau liat
kita kan tadi ke asikan maen air..duch gimana nih mana masih banyak lagi
otak-otaknya” (kesal)
Anti :”Ra,tuh ada orang
kita Tanya ke dia aja yuu ,siapa tau dia ngeliat orang yang udah ngambil
otak-otak kita..”
Ira :”Ya
udah kamu yang Tanya yah.” (menghampiri org tersebut)
Setelah berada di hadapan orang kota
tersebut
Anti :”Permisi..em maaf
sebelumnya kamu melihat ada orang yang mengambil otak-otak di baki ini tidak??”
Denis :”Itu kan urusan loe
,kenapa Tanya sama gue!!” (ketus)
Anti :”Astafirrullahhaladzim,aku
kan Tanya baik-baik sama kamu huh dasar orang kota som..”
Ira : (memotong
pembicaraan)”Udah-udah yu Ti kita Tanya ke yang lain aja..”
-
Anti dan Ira meninggalkan
lelaki sombong itu,untuk kembali kerumah mereka
Dalam perjalanan..
Anti :”Apes banget sih
kita otak-otak ilang semua,terus ketemu sama orang kota yang sombongnya minta
ampun..euh rasanya pengen aku getok kepala tuh orang..!!”(kesal)
Ira :”Udahlah
Ti,percuma kamu ngomel-ngomel kaya gitu otak-otaknya juga gak bakalan balik
lagi..”
Anti :”Tapi ra,aku
curiga sama orang kota tadi jangan-jangan dia lagi yang ngambil otak-otak punya
kita..?”
Ira :”Hush,jangan
seudzon kamu .udah kita doain aja buat orang yang ngambil otak-otak kita supaya
dia tobat.!”
Anti :”Eh,ga bisa gitu
donk..liat aja kalo sampe dia terbukti ngambil otak-otak kita,gak bakal aku
ampunin..!!”
Ira :”Akh ngaco
kamu,udah yaa aku pulang..dahh”
Anti :”Ok,daah..”
SCCENE 6 INT : RUMAH ANTI
SORE HARI
- *
Anti masuk kerumah dan langsung
menghampiri ibunya di dapur
- *
Anti menceritakan apa yang
telah terjadi tadi
*Anti :”Assalamualaikum..ibu
aku pulang”
Ibu :”Wah
kelihatannya anak ibu berhasil menghabiskan otak-otaknya lagi yah..??”
Anti : (tertunduk)
“Maafin Anti bu,otak-otaknya memang habis tapi bukan karna terjual melainkan
ada yang mencurinya,maaf ya bu Anti benar-benar ceroboh”
Ibu : (tersenyum)”Ia
tidak apa-apa anggap saja ini sebagai pelajaran buat kita,agar kita lebih
berhati-hati..Sudah jangan disesali” (lembut)
Anti : (tersenyum)”Ibu
emang paling baik,aku mau ke perahu bapak ya bu”
Ibu :”Tapi inikan sudah
sore Ti,”
Anti :”Sebentar saja
bu”(sambil berlalu)
SCENE 7 EXT : PERAHU TUA SORE HARI
- *
Sore yang sangat cerah
- *
Anti duduk termenung di atas perahu tua bapaknya dan
membayangkan kejadian yang menyebalkan tadi
- *
Anti menginjak sebuah bros
Anti :”Huh dasar orang
kota seenaknya saja berbuat seperti itu kepada ku,memangnya dia pikir dia
siapa??”
Aaw.(mengambil
bros yg terinjak)kok bisa ada bross tertinggal
didekat sini.
- *Terlihat seorang lelaki tengah
menuju kearah Anti
- *
Anti memperhatikan lelaki itu
- *
Spontan Anti menaruh bros itu
dibelakang badanya
Anti :”itu
kan lelaki yang tadi”(memandang kearah lelaki itu)
Denis :”Permisi,loe
liat bross gue ga tadi kayanya jatuh disekitar sini..?”
Anti :”Itu
kan urusan kamu,kenapa nanya sama aku??” (ketus)
(dalam
hati) memangnya enak apa diperlakukan seperti itu,
Denis :”Ayolah kembalikan
bross gua,kalo loe mau marah,marah aja sama gua tapi jangan dengan bross itu..”(memohon)
Anti : (dalam hati)
dasar cowo lemah,merengek dulu baru nanti aku kasih..haha
Denis :”gua mohon sekali
lagi sama loe,tolong balikin bross gue..”
Anti :”Aku tidak
tau..!!” (dengan nada tinggi)
Denis :”Gue yakin loe udah
nemuiin bross gue kan??” (memaksa)
Anti :”Aku bilang aku
tidak tau,ya tidak tau!”(nada lebih tinngi)
Denis : (menunduk kecewa
dan langsung pergi)
SCENE .. EXT : MIMPI ANTI
- *
Anti berjalan ditempat yang
sepi,lalu terjatuh didepan Nisan yang bertuliskan nama Putra
- *
Anti kaget dan tidak percaya
lalu berteriak nama Putra
SCENE 8 INT : KAMAR ANTI
- *
Anti tengah tertidur
- *
Anti terbangun dari tidurnya
karna mimpi buruknya
- *
Lalu Anti termenung memikirkan
sesuatu
Anti : (terbangun)
“huuuhhuh.. Ya ampun mimpi apa aku tadi??,(terdiam,menarik nafas panjang) Apa
yang terjadi dengan putra,apa dia sudah tidak ada di dunia ini,atau dia hanya
bersembunyi..
- *
Anti melihat kalender kearah
meja belajarnya lalu mengambinya
Anti :”sudah
satu tahun sejak waktu itu..”
FLASH BACK – EXT : SIANG HARI PERAHU TUA
- *
Anti mengenakan baju sekolah
mencari Putra di perahu tua
- *
Seorang nelayan menghampiri
Anti
Anti :”Putra
kamu dimana?? Aku mau kasih tau kalo aku lulus dengan nilai yang baik..(berteriak)”
Nelayan :”Kenapa kamu teriak-teriak
seperti itu Anti??”
Anti :”Hee..Anti
lagi nyari Putra pak,bapak ngeliat Putra ga ada dimana??”
Nelayan :”Ooh
Putra ya..bapak sih tau nya dia lagi ikut bapaknya cari ikan ditengah laut,tapi
sudah berjam-jam mereka tak kunjung pulang, warga mengira mereka tidak akan
kembali lagi karna mungkin ada sesuatu yang terjadi pada mereka..”
Anti :”Maksud
bapak Putra sudah..(berkaca-kaca)”
Nelayan :”Ya
semua warga sih mengira seperti itu..”
- *
Nelayan itu pergi meninggalkan
Anti
- *
Anti yang kaget hanya bisa
menangis mendengar berita itu
Anti : (duduk di
perahu)”ga mungkin Putra meninggalkan ku dengan cara seperti ini,sebelum aku
menemukan jasadmu aku yakin kamu masih ada disuatu tempat didunia ini dan pasti
akan kembali bersamaku..(menatap lurus kearah laut)”
SCENE 9 EXT : SIANG HARI PESISIR PANTAI
- *
Anti berjalan-jalan dipinggir
pantai
- *
Anti melihat sepasang kekasih
sedang bersenda gurau
FLASHBACK – EXT : PERAHU TUA DAN PESISIR
PANTAI SORE HARI
- *
Anti dan Putra bekejaran
dipantai
- *
Anti dan Putra bermain
layang-layang dipantai
- *
Anti dan Putra bersanda gurau
di perahu tua
Diperahu
Anti :”Bisa
gak yah aku jadi artis terkenal????”
Putra :”Kenapa
engga,asalkan kamu mau berdoa dan terus berusaha kamu pasti bisa?!!”
Anti : (menatap kearah
Putra,tersenyum)”kamu janji yah bakalan terus nyemangatin aku sampe aku jadi
artis .. nanti kalo aku udah jadi artis top nih aku gak bakal lupa sama kamu
.Nanti aku bakalan ngajakin kamu main film terus ngenalin kamu ke artis2 top,
terus beliin kamu motor,beliin perahu baru buat bapakmu,,pokoknya aku akan ngangkat
derajat kamu tentunya setelah ngangkat derajat ibu dan bapakku..”(tersenyum)
Putra : (tersenyum)
“makasih ya ti,tapi kalo kamu jadi artis nanti kamu gak perlu repot2 seperti
itu .Aku hanya ingin nanti kalo kamu udah jadi artis kamu jangan lupain aku dan
masih mau main sama-sama aku yah..?”
-
Putra menyodorkan jari
kelingkingnya,dan Anti menyambutnya
SCENE 10 EXT : PESISIR PANTAI
- *
Anti berjalan menyusuri pesisir
pantai sambil membawa secarik surat ditangannya
- * Anti berjalan sambil memandangi
laut lepas
- *
Anti menendang sebebuah botol berukuran
sedang
Anti :(memandangi surat
yang ia bawa) “huh,bagaimana aku bisa menyampaikan surat ini kepada Putra jangankan
alamat, Putra dimana sekarang pun aku tak tau.”
“Aduuh..
siapa sih yang membuang botol sembarang disini,!!”
- *
Anti mengambil botol dan
memandanginya
- *
Anti memasukan suratnya kedalam
botol
- *
Anti menuju kelaut untuk
menghanyutkan botol itu
Anti :
(mengambil botol) “Apa mungkin dengan cara ini ??”
Sebelum menghanyutkan botol
Anti :”Tolong
sampaikan pada Putra aku kangen banget sama dia”(berkaca-kaca)
SCENE 11 EXT : PESISIR PANTAI
- *
Denis tengah memperhatikan Anti
yg sedang menghanyutkan botol
Denis :”Cewe
itu lagi menghanyutkan apa,kok sampe nangis gitu??” (menatap sebentar,pergi)
SCENE 12 EXT : RUMAH IRA,PESISIR PANTAI
- *
Pagi yang cerah
- *
Anti menuju kerumah Ira untuk
mengajaknya berjualan Otak-otak
Anti :”Iraa…yuu
kita berangkat??”
Ira :”Maaf
Ti,Sejak dua hari belakang ini badanku terasa lemas sekali..”
Anti :”Kamu
sakit ya Ra,sakit apa??” (cemas)
Ira :”Ia
Ti,kata dokter aku kena typus jadi aku gak bias jualan otak-otak dulu hari ini”
Anti :”Astaga pantas
saja badanmu terlihat kurus begitu,yasudah gak papah kamu istirahat saja yah biar cepat sembuh agar bisa
berjualan lagi sama aku..”
Ira :”Ia
Ti,maafin aku ya..??”
Anti :”haha..gapapah
ko,aku berangkat yaa.. dah Ira?” (pergi)
-
Anti menuju ke Pesisir Pantai
membawa bakinya
-
Tiba2 Denis menghampiri Anti
dan berjalan disebelahnya
Anti :”Tak
apalah hari ini aku berjualan sendiri,”(menyadari Denis sedang menuju kearahnya)
Denis :”Hai..”
Anti :”Hai
juga”(datar,tanpa menoleh)
Denis :”Masih
marah ya sama aku??”
Anti :”Engga”(mempercepat
langkahnya)
Denis :
(mengikuti langkah anti)”Maafin gue yah..”
Anti :
(tidak menjawab dan mengacuhkan)
Denis :”Heyy..!”
(menarik tangan anti erat)
Anti :
(terdiam,memandang Denis) “Kamu ngapain sih gak sopan banget” (melepaskan
tangannya)
Denis :”Upz sorry gue Cuma
mau minta maaf aja sama loe,maafin gue yah?? Pliiss gue rela deh ngelakuin apa
aja buat loe yang penting loe maafin gue.” (memohon)
Anti :”Emmzz”(berfikir)
Denis :
(merebut baki Anti)
Anti :”Eeh,mau
apa kamu sama otak-otak aku kembaliin!??” (sedikit berteriak)
Denis :”
tenang aja, otak-otak elo ini, akan gue bantuiin jual sampe abis, okee”
(berjalan mundur)
“Loe tunggu aja disitu,gue
bakal balik lagi kalo otak-otak ini udah abis.ini sebagai permintaan maaf
gue”(pergi)
Anti :
(hanya bengong dan memperhatikan Denis dari
jauh)
“laki-laki yang
modis seperti dia berjualan otak-otak? Lucu juga,hemz aku sebenarnya telah
memaafkan mu dari hati ku yang paling dalam”
SCENE 12 EXT : PESISIR PANTAI
- *
Anti duduk diatas papan yang mengarah kelaut
- *
Anti melamun mengingat putra
- *
Tiba2 Denis datang mengagetkan Anti
Denis :”Doorrr…”
(mengagetkan)
Anti :”Akh
kamu mengagetkan aku saja”(menoleh kearah Denis)
Denis :”Gak
baik loh Cewe punya hobby ngelamun gaya gitu”(duduk disebelah Anti)
Anti :”Gimana
otak-otaknya habis??”
Denis :”Taraaa…”(memperlihatkan
baki yang ia bawa)
Anti :”Waah..Untuk
pemula sepertimu ini sangat luar biasa..kamu hebat,berbakat juga ya ternyata
haha..” (tertawa)
Denis : (memandangi Anti)
Anti :”Kenapa??”
(berhenti tertawa)
Denis :”emz..gak
kenapa-kenapa kok”(memalingkan pandangannya)
Anti :”Makasih ya..emh”
Denis :”nama ku
Denis”(memotong)
Anti :”Oh nama kamu
Denis ya,makasih ya Denis udah mau bantuiin aku”(tersenyum)
Denis :”Ia sama-sama Anti”
Anti : (kaget) “loh kamu
tau nama aku??”
Denis : (hanya
tersenyum)”Oh ya ini hasil jeripayah kita,hehe..”(mengeluarkan uang dari
kantongnya)
-
Anti dan Denis menghitung
uangnya bersama
Anti :”Sepertinya
hari sudah semakin siang aku harus pulang”(berdiri dari duduknya)
Denis :”Yah,padahal
gue mau ngajak loe jalan-jalan disekitar sini??” (mengikuti Anti)
Anti :”Mungkin
lain kali,sudah yaa” (pergi)
Denis :”Besok
gue tunggu loe disini yah jam yang sama”(berteriak)
Anti :
(menoleh dan mengangguk)
SCENE 14 EXT : PERAHU TUA
- *
Sebelum Anti pergi untuk
berjualan otak-otak dan bertemu dengan Denis ia menyempatkan diri mampir ke perahu tua
- *
Anti menaruh bakinya diatas
perahu
Anti :
(menatap lurus ke laut)”Putra apa kamu merasakan apa yang ku rasakan sekarang??
(berteriak)
“kamu tau Putra
rasanya semangatku mulai kembali sedikit demi sedikit,dan aku harap ini bukan
hanya perasaan yang sesaat”(berkaca-kaca memandang laut,pergi)
SCENE 15 EXT : SIANG HARI PESISIR PANTAI
- *
Anti menghampiri Denis yang
sedang menuggunya
- *
Anti dan Denis berjualan
otak-otak berdua disepanjang pantai
Anti :”Hey,udah
nunggu dari tadi yah??”
Denis :”eh,engga
ko baru aja”(menoleh kearah Anti) “yuu..”
Anti :”kemana??”(binggung)
Denis :”Ya
kemana aja,supaya otak-otak loe itu habis? Gue jadi ketagihan jualan otak-otak
nih?”
Anti :”haha,kamu
mau bantuin aku jualan otak-otak lagi??” (tersenyum)
Denis :”Udah
yu tar keburu siang” (menarik tangan Anti)
Mereka menjajakan otak-otaknya
SCENE 16 EXT : SIANG HARI PESISIR PANTAI
- *
Setelah berjualan Anti dan
Denis duduk ditepi pantai
Denis :”Syukur ya otak-otaknya habis lagi”(duduk)
Anti :”Iah,makasih
ya udah mau bantuin aku”(mengikuti)
Denis :”emz..ia
gpp,gue seneng kok bisa ngbantuiin loe”
Anti :
(mengeluarkan surat dan botol)
Denis :”Eh
apa itu coba gue liat?!”(mengmbil surat dan botol dari tangan Anti)
Anti :”Eh
jangan,kembaliin donk”(mencoba merebut)
Denis :
(lari,mencoba menggoda Anti)”ayo ambil kalo bisa”
Anti :”Denis
jangan lari,kembaliin surat aku”(mengejar denis)
-
Anti dan Denis berkejaran
disepanjang pantai
-
Setelah mengembalikan surat
Anti,Denis mengajak Anti bermain layang-layang
Denis
:”Nih gue
kembaliin,tapi loe harus mau maen layang-layang sama gue??”
Anti :”emz..ia
dech ia,tapi sini kembaliin surat sama botol punya aku”
Denis :”Kayanya
ini berharga bangeet ya buat kamu,niih (mengmbalikan surat Anti)”
Anti :
(mengmbil suratnya)”kamu tuh iseng juga yah”
Denis :”Nah
seperti janji loe,sekarang kita main layang-layang..!”
-
Anti dan Denis bermain layang-layang dipesisir
pantai
Anti : (menatap kearah
Denis)(dalam hati) Apa dia orang yang dikirimkan Tuhan untuk menggantikan
Putra,Tapi dihati ini Putra takkan terganti .
SCENE 17 INT : PAGI HARI
KAMAR ANTI
- *
Anti berbaring lemas dikasurnya
- *
Ibu menghampiri Anti dikamarnya
Ibu :
(menghampiri Anti)”Anak Ibu kenapa,hari gini belum bangun??”
Anti :”Eh Ibu,gak tau
nih bu badan Anti kayanya lemes banget.hari ini aku gak jualan otak-otak dulu
ya Bu?”
Ibu :”kamu
sakit Ti,kamu makan dulu ya Ti,terus minum Obat.Biar Ibu ambilin Ya Ti..”(panik)
Anti :”Ga
usah bu Anti gak kenapa2 ko,Bu apa Ibu pernah mendengar berita tentang Putra??”
Ibu :”Putra,memangnya
kenapa dengan Putra? Semenjak kejadian waktu itu Ibu tidak pernah mendengar
apa-apa lagi tentang Putra Ti.”
Anti :”Anti
hanya rindu bu sama Putra,apa Putra akan kembali lagi kesini bu??”
Ibu :”Ya hanya Tuhan
yang tau tentang semua pertanyaan mu itu,jangan sampai Anti putus asa karna perjalanan Anti masih sangat
panjang”(mengelus bahu Anti)
Anti :”Ia
bu,Anti akan terus semangat untuk Ibu”(memeluk Ibu)
SCENE 18 EXT : PAGI HARI PINGGIR PANTAI
- *
Denis tengah duduk ditempat
biasa ia menunggu Anti
- *
Memperhatikan sekitar
pantai,mencari Anti
Denis :”kemana sih Anti,kok
dia gak lewat-lewat sini apa dia gak jualan yah?,padahal kan gue mau pamit sama
dia”(celingak-celinguk)
-
Denis meninggalkan tempat itu
SCENE 19 EXT : PAGI HARI PERAHU TUA
- *
Dengan badan yang lemas Anti
pergi ke perahu tua
- *
Anti duduk termenung diatas
perahu itu
- *
Tiba2 Denis datang menghampiri Anti
Anti :”Putra rasanya
Denis lah yang akan mengembalikan semangatku lagi,setelah semangatku itu kau
bawa pergi..(terdiam)
Oya..Putra aku
menunggu balasan surat darimu yang waktu itu pernah aku kirimkan untukmu,lewat sebua
botol..”(memandang lurus kedepan)
Denis :”ternyata
loe ada disini yah??”(menghampiri Anti)
Anti :
(kaget)”kenapa bisa tau kalo aku ada disini”
Denis :”loe inget gak waktu
gue kehilangan Bros gue disini,ya berarti bener tebakan gue loe pasti suka kesini”(duduk
disebelah Anti)
Anti :”Hahaa,bisa aja
kamu ini”
Denis :”Wah ternyata nyaman
yah disini,pantes loe betah”
Anti :”Ia disini emang
nyaman banget buat aku,karna semua kenangan ku ada disini”(menatap lurus
kelaut)
Denis : (menatap ke arah Anti)
Anti :”Tumben kamu
nyariin aku ada apa nih,apa kamu mau jualiin oatak-otakku lagi”(tersenyum)
Denis :”Emz mau-nya sih
gitu tapi loe kan gak lagi jualan,haa.. gue mau pamit sama loe”
Anti : (memandang Denis)
“pamit?? Kamu mau pulang yah??” (bingung)
Denis :”Iah,tugas gue
disini udah selesai jadi gue mesti pulang deh ke Jakarta..hemz cepet banget yah
padahalkan kita baru aja bisa akrab kaya gini”
Anti :”iah cepet
banget,aku fikir kamu orang yang bisa ngembaliin semangat aku”
Denis :”kenapa Ti??”
Anti :”akh engga,nanti
kamu hati2 yah diperjalan”
Denis :”Gue bakal sering
bolak-balik Jakarta Anyer kok..”
Anti :”karna kerjaan
kamu”
Denis :”bukan karna kerjaan
tapi karna loe gue jadi betah di Anyer”
Anti : (tersenyum)”huh
dasar orang kota bisanya ngeledekin orang kampung kaya aku”
- *
Anti dan Denis bersenda gurau
- *
Ira memperhatikan Anti dan
Denis dari kejauhan
SCENE 20 EXT : SORE HARI PESISIR PANTAI
- *
Anti tengah duduk di tepi
pantai
- *
Ira menghampiri Anti dan duduk
disebelahnya
Anti : (dalam
hati)pertama Putra yang meninggalkanku dan tidak kembali sampai saat ini,dan
hari ini Denis pun meninggalkanku,apa dia juga tidak akan kembali lagi seperti
Putra?? Tapi dia bilang dia akan kembali lagi untukku..hemh..
Ira :”Ti,kamu
ngelamun lagi yah??”(mengahampiri Anti dan duduk disebelahnya)
Anti :”Eh
Ira,mengagetkan saja”
Ira :”kamu
sudah punya teman baru jadi melupakan aku yah TI..?”
Anti :”Maksud kamu Ra???”
Anti :”Maksud kamu Ra???”
Ira :”Ia anak kota
itu,tadi aku memperhatikan mu tengah bersanda gurau dengannya di perahu tua
milik bapakmu itu.. bukannya kamu benci dengannya karna sikapnya waktu itu
terhadapmu??”
Anti :”Dia baik
Ra,sangat baik tidak seperti yang aku bayangkan waktu pertama kita bertemu
dengannya..
-
Anti menceritakan semua kepada
Ira
Ira :”Kamu
suka yah Ti sama laki-laki itu??”
Anti :”aku hanya merasa
dia bisa menggantikan Putra,tapi sekarang dia udah pulang Ra ke kotanya..aku
takut dia gak akan balik lagi kaya Putra dulu..”
Ira :”Aku
yakin ko Ti,dia pasti balik lagi kesini..”(tersenyum)
SCENE 21 EXT : PAGI HARI PE SISIR PANTAI
- *
Sudah 1 bulan sejak kepulangan
Denis ke Jakarta
- *
Seperti hari-hari biasa Anti
dan Ira menjajakan otak-otak disepanjang pesisir pantai
- *
Setelah lama berkeliling Anti
dan Ira duduk dibawah pohon kelapa
Ira :
“Syukurlah tinggal sedikit lagi otak-otaknya,kita ngadem disini dulu yu
Ti.”(duduk)
Anti :”Eh
iaa,kakiku serada pegel juga nih”(mengikuti Ira)
Ira :”Ti,aku
perhatiin belakangan ini kamu murung banget sih kamu kenapa? Ada masalah sama
ibu kamu cerita donk sama aku Ti,aku kan sahabat kamu..”
Anti :”Murung?? Engga ko
Ra,liat nih senyum ku lebarkan?? Tandanya aku baik-baik aja…Wah mumpung masih
ada sisa aku mau makan otak-otaknya ah,cacing diperutku udah rame nih
teriak-teriak”(mengambil dan memakan otak-otak yang tersisa)
Ira :”kamu
gak lagi ngalihin pertanyaan aku kan Ti??” (serius)
Anti : (menoleh ke
Ira)”ngalihin apa sih ra,kan tadi udah aku
jawab”(melanjutkan memakan otak-otak)
Ira :”Aku
tau kamu pasti lagi inget kan sama orang kota itu??”
Anti : (berhenti
makan,menunduk)”dugaan kamu salah Ra,ternyata Denis gak balik lagi kan kesini
dia sama kaya Putra pergi terus gak kembali lagi,bedanya sebelum Denis pergi
dia pamit kalo Putra engga.”
Ira :”maafin aku ya
Ti udah ngasih harepan kekamu buat nunggu Denis,harusnya aku gak ngeyakinin
kamu buat nunggu dia”(merangkul Anti)
Anti :”kok jadi kamu
yang minta maaf sih Ra..?,jangan-jangan kamu yang nyuruh Denis buat gak balik
lagi yah?”(tersenyum menggoda Ira)
Ira :”Ich Anti,aku
serius jangan becanda mulu dech..”
Anti :”Udah satu bulan
yah semenjak Denis pulang,padahal kalo dia kesini lagi aku mau balikin Brossnya yang waktu itu
aku Umpetin,hehe tapi yaudahlah..”(tersenyum tipis)
Ira :”Udah donk
Ti,aku jadi sedih nih..”
Anti :”Aku ga mau
nyimpen Bross ini Ra,kita kesana yuu..”(mengajak Ira ke tepi pantai)
-
Setelah berada di tepi pantai
Ira :”mau
kamu apain bros situ Ti??
Anti :”Biar aku buang
kelaut aja yah brossnya,biar ikut terkubur sama semua yang pernah aku
harapkan..?”(menggenggam erat bross)
Ira :”Kamu
yakin Ti??”
Anti :”kenapa
engga?!,”(mengambil ancang-ancang untuk melempar)
-
Tiba2 seorang laki-laki
berteriak memanggil Anti
Denis :”ANTI…,Woy ngapain
loe disana bukannya nyambut kedatangan gue!!”(Teriak,memandang kearah Anti)
-
Anti dan Ira menoleh kearah
Denis
Anti :”Deniis”
(kaget)
Denis :
(Berlari menghampiri Anti)”Pa kabar loe Ti,mana otak-otak loe??”(Dengan penuh
semangat)
Anti :
(tercengang,bingung,menahan senyum,berkaca-kaca..)
Ira :”Hey orang
kota,tau gak sih kamu tuh udah buat Anti hampir putus asa ke-dua kalinya,loe tuh udah buat Anti murung
belakangan ini karna kepergian loe..!!(kesel)
Denis : (menatap kearah
Anti) “Anti,loe percaya kan sama gue..gue bakal balik lagi ke sini buat loe dan
gue udah buktiin semua itu kan,loe gak marah kan sama gue Ti..??”
Anti : (tersenyum)”kamu
balik lagi ke anyer Cuma buat aku??”
Denis :”Ia,untuk
nyemangatin loe dan ngembaliin kepercayaan diri loe buat ngejar cita-cita loe?
Jadi artis TOP kan??”
Anti : (kaget,tersenyum
dan mengangguk)
Denis :”Hey,itu kan bross
gue??”(mengambil bross yang ada di tangan Anti)
Anti :”Oh iya ini..maaf
yah aku udah ngumpetin bross kamu waktu itu habis aku kesal dengan sikapmu yang
sombong?!”
Denis : (nyengir
kuda)”maafin gue juga karna sikap gue waktu itu yah..dan sebagai gantinya bross
ini boleh loe simpen,”
Anti :”tapi kan Bross
ini..”
Denis : (memotong
pembicaraan)”Udah jaga dan loe rawat baik-baik yaah..”
Ira :”iah tu Ti
katanya mesti dirawat jangan sampe mau di buang ke laut lagi yah..?”(menggoda
Anti)
Denis :”yah,jangan dibuang
kelaut dong brossnya..”
Anti :”engga kok ga jadi
,Akh Ira kamu ini…”
-
Anti ,Denis dan Ira tertawa
bersama-sama
-
Ternyata Putra tengah
memperhatikan mereka dari kejauhan.
“THE END”
Langganan:
Postingan (Atom)


